Bagaimana Listrik Statis Terbentuk?
2019/03/08
Listrik statis adalah hasil dari ketidakseimbangan muatan listrik pada suatu permukaan, biasanya disebabkan oleh mekanisme berikut:
1. Efek Triboelektrik (Pengisian yang Diinduksi Gesekan)
Ketika dua bahan berbeda saling bergesekan atau terpisah satu sama lain, elektron berpindah dari satu permukaan ke permukaan lainnya, menciptakan ketidakseimbangan muatan.
Contoh: Menggosok sisir plastik melalui rambut kering memindahkan elektron dari rambut ke sisir, membuat sisir bermuatan negatif dan rambut bermuatan positif.
Skenario Umum:
Pakaian (poliester) bergesekan dengan tubuh.
Sabuk konveyor berinteraksi dengan bahan kemasan.
Pekerja berjalan di lantai isolasi.
2. Pemisahan Muatan yang Diinduksi Kontak
Bahkan tanpa gesekan yang signifikan, memisahkan dua bahan setelah kontak dapat menyebabkan transfer muatan.
Contoh: Seseorang yang menyentuh kenop pintu logam setelah berjalan di atas karpet mungkin mengalami sengatan listrik saat muatan statis yang terakumulasi melepaskan muatan melalui kenop.
3. Induksi Elektrostatis
Benda bermuatan di dekat konduktor menyebabkan redistribusi muatan di dalam konduktor, menciptakan muatan terinduksi.
Contoh: Batang plastik bermuatan yang didekatkan ke bola logam menyebabkan elektron dalam bola bermigrasi, menciptakan distribusi muatan terpolarisasi.